Selama beberapa hari terakhir, pasukan Turki memulai babak baru serangan di wilayah utara Suriah dengan dalih memerangi teroris. Tapi serangan tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah Suriah yang menilainya sebagai pelanggaran kedaulatan nasional negaranya.
Amir Abdollahian dalam percakapan telepon yang berlangsung Selasa (29/11/2022) malam mengungkapkan bahwa Republik Islam Iran memahami kekhawatiran Turki dalam masalah keamanan negaranya, dan kebutuhan untuk mengatasi masalah ini.
"Realisasi penyelesaian masalah memerlukan kelanjutan pembicaraan keamanan antara kedua negara dan beralih dari operasi militer yang tidak akan membantu menyelesaikan masalah, bahkan akan menyebabkan kerusakan dan memperumit situasi," kata Abdollahian.
Menlu Iran lebih lanjut mengumumkan kesiapan Republik Islam untuk memberikan bantuan apa pun untuk meretas solusi politik dari masalah yang ada antara Turki dan Suriah.
Dalam percakapan telepon ini, Menlu Turki juga mengapresiasi peran konstruktif Republik Islam Iran sambil menjelaskan situasi saat ini dan posisi negaranya dalam friksi dengan Suriah.(PH)
342/